SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi menargetkan pada 2021 daerah menjadi kiblat rujukan kesehatan di Kalimantan Tengah (Kalteng). 

"Saya ingin kiblat kesehatan ada di Kotim pada 2021. Mudah-mudahan dapat segera terwujud," ujar Supian, saat melakukan deklarasi komitmen bersama untuk mendukung akreditasi paripurna RSUD Dr Murjani Sampit, Kamis (16/8/2018). 

Upaya agar hal tersebut dapat segera terwujud, pihak Pemerintah Kotim sendiri saat ini terus menbenahi pelayanan kesehatan dan meningkatkan infrastruktur kesehatan yang ada di daerah ini. 

Seperti halnya di RSUD Dr Murjani Sampit, dimana pihaknya terus membangun ruang rawat inap dan juga manajemen di rumah sakit tersebut. Bahkan infrastruktur pendukung kesehatan juga terus ditingkatkan. Guna memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masayarakat. 

"Untuk pembangunan fisik hingga saat ini sudah sekitar Rp500 miliar yang kami gelontorkan untuk RS Murjani Sampit ini, dan masih membutuhkan Rp300 miliar lagi untuk pembangunan di rumah sakit ini," kata Supian. 

--page

Selain itu, pembangunan rumah sakit di dua kecamatan juga sudah dilakukan oleh pemerintah daerah. Bahkan saat ini rumah sakit Parenggean sudah beroperasi. Sedangkan di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan masih dalam tahap pembangunan. 

"Selain infrastruktur, kami juga terus memperbaiki pelayanan kesehatan di daerah ini. Agar target tersebut biasa dicapai nantinya," terang Supian. (MUHAMMAD HAMIM/m)