BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Bidang Media Massa Hubungan Masyarakat dan Sosialisasi Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Kalteng, Sutransyah menilai membaca buku sangat bermanfaat menambah wawasan.
Namun, jangan sampai buku-buku yang dibaca justru menyesatkan. "Tolong baca buku bermanfaat. Jangan sampai baca buku menyimpang," pesan Sutransyah, Kamis (16/8/2018).
Menurutnya, membaca buku yang menyimpang memiliki pengaruh sangat besar. Oleh sebab itu, ia kembali mengingatkan supaya membaca buku yang bermanfaat, tidak keluar dari norma-norma agama dan negara.
Sebagaimana diketahui, terduga teroris berinisial LU (41) diamankan Densus 88 di Palangka Raya pada Senin (13/8/2018) lalu. Diduga, ia terdoktrin paham radikalisme setelah membeli buku di internet.
Polisi juga mengamankan beberapa buku bacaan. Sebelum diamankan, LU berencana melancarkan sasarannya ke aparat kepolisian. Saat ini, polisi masih terus mengembangkan keterlibatannya dalam dugaan teroris. (BUDI YULIANTO/B-2)








