PALANGKA RAYA –

BORBNEONEWS, Pulang Pisau - Dua orangutan bernama Sisil dan Jack yang berasal dari Pulau Salat Kabupaten Pulang Pisau siap dilepasliarkan ke Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya (TNBBBR), Kabupaten Katingan.

"Sebenarnya ada 30 orangutan di Pulau Salat ini, namun untuk saat ini Sisil dan Jack lah yang kita nilai punya keunggulan dibanding orangutan lainnya sehingga kita memutuskan untuk berani melepasliarkan ke TNBBBR Kabupaten Katingan," ucap Staf Konservasi Project Pulau Salat PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) Huda Nur Prasetio, Jumat (17/8/2018).

Dia menjelaskan, Sisil dan Jack punya keunggulan dalam persaingan makanan dibandingkan orangutan lainnya. Karena itu mereka dinilai layak dilepasliarkan ke habitat aslinya.

"Tidak mudah untuk melepasliarkan orangutan, karena kita harus memonitor setiap hari dan tanpa hari libur, kita memutuskan Sisil dan Jack ini pantas dilepasliarkan karena mereka unggul dalam hal persaingan makanan dibandingkan orangutan lainnya disini," lanjutnya.

Keberhasilan pelepasliaran orangutan di Pulau Salat tidak lepas dari peran BOSF (Borneo Orangutan Survival Fundation) yang bekerjasama dengan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)  yang juga grup dari Citra Borneo Indah (CBI).

--page

SSMS menyediakan lahan untuk pelatihan orangutan dan membangun sejumlah fasilitas untuk mendukung manajemen pengelolaan kawasan pra rilis orangutan.

Pulau Salat memiliki daya dukung seimbang yang terpelihara secara baik, terisolasi air sungai dan cukup luas untuk mendukung kemampuan adaptasi, sosialisasi, serta ketersediaan pakan orangutan. (GAZALI/B-5)