BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia mengharapkan masjid dapat menjadi tempat pemberdayaan umat.
Menurut Riban, masjid menjadi tempat beribadah umat Islam sehingga wajar jika diminta juga dapat mengayomi umat yang menjadi jamaahnya.
"Baru-baru ini kita melaksanakan kegiatan pelatihan manajemen masjid serta pengkaderan khatib dan da'i muda. Kegiatannya pun di rumah jabatan Wali Kota Palangka Raya biar berasa di rumah sendiri. Kegiatannya lebih kepada kita berharap masjid bisa menjadi tempat pemberdayaan umat," kata Riban Satia, Jumat (17/8/2018).
Memang menurut Riban kegiatan tersebut digagas oleh Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD-DMI) Kota Palangka Raya dan diikuti puluhan pengurus ta'mir pemuda remaja masjid dan ormas Islam se-Kota Palangka Raya. Pemateri juga adalah H Ahmad Yani dari pengurus PD-DMI Pusat.
Namun, Pemko Palangka Raya memberikan tempat untuk mereka berdiskusi bahkan diterima langsung oleh tuan rumah, Wali Kota Palangka Raya.
--page
"Pemberdayaan manajemen masjid mempunyai peran penting dalam membangun kehidupan umat. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga diharapkan dapat menjadi tempat bagi pemberdayaan umat makanya perlu ada upaya membangun manajemen masjid yang tersistem dengan baik," tuturnya.
Sementara itu menyikapi adanya penggerebekkan terduga teroris baru-baru ini juga jangan sampai menyakiti umat Islam karena ini adalah perbuatan oknum, bukan umat Islam secara keseluruhan.
"Intinya kalau yang itu kita harus mengenali siapa tetangga dekat kita. Ini juga untuk mencegah jaringan teroris masuk ke Palangka Raya," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)








