BORNEONEWS, Sukamara - Kabupaten Sukamara masuk dalam urutan kedua se-Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan jumlah titik api atau hospot yang paling banyak terbaca.
"Di mana kebakaran lebih banyak terjadi di Kecamatan Pantan Lunci.
Jika dilihat dari keseluruhan hospot ini, memang wilayah Kalteng, memang Sukamara terlihat dan termasuk paling banyak setelah Kotawaringin Timur (Kotim)," ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara Rendy Lesmana, Jumat (17/8-2018).
Menurut Rendy, titik api lebih banyak terbaca atau terpantau di wilayah Kecamatan Pantai Lunci, meskipun sebagain masuk dalam wilayah Kecamatan Sukamara.
"Terkonsentrasinya memang untuk wilayah, kalu didalam aplikasi itu di Pantai Lunci, walaupun sebenarnya sebagain masuk dalam wilayah Kecamatan Sukamara. Dimana pada saat kami dilokasi bersama dengan Manggala Agni DAU Pangkalan Bun, TNI, Tim Serbu Api, kami kelihat itu memang apinya sudah masuk wilayah Kecamatan Sukamara, karena wilayahnya berada di Desa Terantang ujung," tutur Rendy.
Sebelumnya, Pj Bupati Sukamara, Nurul Edy mengharapkan adanya langkah cepat dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi diwilayah Bumi Gawi Barinjam saat ini.
--page
"Mengambil langkah cepatlah, ini harapan saya juga tentunya masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam membantu aparat," kata Nurul Edy.
Edy menambahkan, meskipun fasilitas yang dimiliki masih dalam keterbatasan, namun upaya dalam mengatasi kebakaran harus terus dilakukan, agar bencana karhutla bisa dikendalikan.
"Kita memang terbatas dalam keadaan, namun kita terus berupaya seperti kemarin bergerak semuanya," ujarnya. (NORHASANAH/B-5)








