PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Narkotia Nasional (BNN) Kota Palangka Raya mengamankan tiga pelajar setelah melakukan tes urine terhadap 50 pelajar.

Tiga pelajar laki-laki yang terindikasi adalah AA, WK, dan ML. Menyikapi hal ini Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah mengaku prihatin.

"Pelajar kita sudah terjerumus. Orang tua harus selalu mengawasi apa yang dilakukan anak. Kita sangat prihatin dan sedih dengan kejadian seperti ini," kata Mukarramah, Jumat (17/8/2018).

Di rumah, lanjut Politisi Nasdem ini, anak-anak juga harus dibekali pendidikan agama, bagaimana pengamalan sehari-hari di rumah.

"Di sekolah, guru juga harus nasehati kemudian perlu penyuluhan tentang bahaya narkoba. Kerja sama saja denag instansi terkait dan BNN diberi penyuluhan agar tahu bahayanya untuk dirinya," tambahnya.

--page

Diberitakan, ketiga anak di bawah umur ini diberi sanksi untuk rehabilitasi rawat jalan oleh BNN Kota Palangka Raya. Sementara orang tua dan wali kelas anak-anak ini juga sudah dipanggil.

Hasil tes urine menunjukkan ketiganya mengonsumsi sabu. Saat dimintai keterangan oleh BNN, ketiga pelajar ini mengakui beberapa hari sebelum pemeriksaan urine mereka memang mengonsumsi sabu. (TESTI PRISCILLA/B-6)