BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, HM Riban Satia mengatakan bahwa penyuluh agama adalah mitra kerja pemerintah kota (Pemko). Karenanya, keberadaan para tokoh ini sangat dibutukan terutama untuk menyampaikan berbagai komponen penting kemasyarakatan maupun pembangunan
"Kalau penyuluh mampu melakukan fungsi dan tugasnya dengan baik, maka akan berimplikasi terhadap kelancaran pembangunan daerah," kata Riban Satia, Jumat (17/8/2018).
Setidaknya, lanjut wali kota, dua periode ini, masyarakat akan dapat memahami upaya pemerintah dalam menjalankan pembangunan selama ini.
"Baik capaian maupun keberhasilan bahkan kekurangan pemerintah," katanya.
Pemko Palangka Raya menurut Riban berkeyakinan bahwa penyuluh agama memiliki massa dan umat yang bisa diberikan informasi.
"Salah satunya, kami masih menemukan tingkat kesadaran masyarakat terhadap masalah kebersihan masih rendah. Padahal tidak ada satu pun agama yang memperbolehkan umatnya berperilaku tidak bersih, berperilaku tidak sehat. Karenanya Pemko berharap para pemangku agama ini dalam kebersamaan dapat bahu membahu untuk meningkatkan kesejahteraan sosial melalui program-program penyuluhan pembangunan ini, baik itu bidang pendidikan, kebersihan, kesehatan dan sebagainya," tutup Riban. (TESTI PRISCILLA/m)








