BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 42 pelajar dan mahasiswa tumbang saat mengikuti upacara peringatan HUT ke 73 Kemerdekaan RI di Stadion 29 Nopember Sampit, Jumat (17/8/2018).
Penyebabnya, peserta tidak tahan dengan cuaca dan suhu udara yang cukup panas. Sementara, fisik mereka juga lemah lantaran tidak sarapan.
"PMI menangani 42 pelajar dan mahasiswa yang pingsan saat upacara. Memungkingnan bisa lebih banyak jumlahnya, karena ada yang ditangani dinas kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas," kata Kepala Markas PMI Kotim, Muhammad Yusuf.
PMI menerangkan dari 42 orang itu, empat di antaranya mendapat penangangan khusus menggunakan oksigen.
"Sebagian pelajar dan mahasiswa pingsan di lapangan upacara. Sebagian lagi menderita pusing dan mual," kata Yusuf.
--page
Pelajar terlalu lama menunggu sambil berdiri di bawah terik matahari sebelum kegiatan dimulai. Sehingga banyak yang tumbang. (EKA YUSSRONA/B-11)








