SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Tokoh masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur Audy Valent mengungkapkan kekesalannya karena sudah sepekan ini PDAM di wilayahnya, Jalan Pelita Barat Sampit macet total.

Menurut Koordinator Forum Bersama LSM di Kotim ini, akibat kejadian itu mereka hanya mengandalkan dengan cara membeli air PDAM kepada penjual air PDAM.

"Kami minta segera diatasi, masa sudah sepekan ini. Sampai kapan kami diminta membeli seperti ini," kata Audy, Sabtu (18/8/2018).

Audy menyebutkan, kondisi musim kemarau seperti ini jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan semata sehingga masyarakat membeli air profile yang notabene airnya diambil dari PDAM juga.

Audy ingin pihak PDAM bisa bertanggung jawab dengan tidak membiarkan aliran air ke pelanggan macet. Karena menurutnya, belakangan ini masyarakat di sekitar tempat tinggal mereka sudah lama mengeluhkan kondisi itu lantaran air PDAM tidak jalan sama sekali.

--page

Senada yang diungkapkan Dediyanto, warga di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang. Air PDAM di tempat mereka beberapa hari terakhir ini berjalan normal seperti biasa. Namun airnya tidak layak digunakan.

"Bagaimana mau menggunakan airnya seperti bercampur tanah seperti itu, kalau harus beli, mana uangnya, belum lagi bayar tagihan," tandasnya. (NACO/B-2)