BORNEONEWS, Sampit - Angota DPRD Kotawaringin Timur, Abdul Kadir menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak main-main dengan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Karena menurut dia saat ini perlu kesadaran semua pihak agar kebakaran hutan maupun lahan bisa dicegah tidak hanya melalui peran serta pemerintah dan aparat kepolisian saja.
"Namun kesadaran masyarakat juga tidak kalah penting. Karena terjadinya kebakaran itu tidak lepas dari ulah manusia," kata Kadir, Sabtu (18/8/2018).
Kadir juga menekankan agar sosialisasi maupun pemasangan papan imbauan itu bisa terus dilakukan mengingat kegiatan semacam itu dinilai cukup efektif untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan.
"Papan himbauan itu bisa mengingatkan masyarakat. Apalagi di situ tertera ancaman pidananya. Tentu akan berpikir untuk membuka lahan dengan cara membakar," tegasnya.
--page
Kebakaran lahan hingga saat ini masih terjadi di Kabupaten Kotim. Namun kebakaran itu sebagian besar terjadi di wilayah perkotaan Sampit. Api sulit padam disebabkan karena lahan gambut.
Selain itu juga warga sekitar terkesan tutup mata dengan kejadian itu. Sehingga pemadaman api hanya mengandalkan dari petugas posko darurat bencana kebakaran hutan dan lahan Kotim. (NACO/B-6)








