BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) cukup banyak.
Selama 16 hari saja mulai 1-16 Agustus 2018 terpantau ada 15 titik api. Upaya pemadamanpun terus dilakukan lewat darat maupun udara.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Petrus Rinda mengatakan, musim kemarau tahun ini mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan cukup sering terjadi.
"Per 1-16 Agustus telah terpantau 15 titik api dan kita terus berupaya memadamkan titik api tersebut, agar tidak semakin meluas lagi," kata Petrus Rinda, Sabtu (18/8/2018). (ANDRE/B-6)








