BORNEONEWS, Palangka Raya - Riban Satia pamit kepada masyarakat yang hadir dalam sebuah acara peresmian rumah sakit Palangka Raya, Sabtu (18/8/2018). Ia memang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Wali Kota Palangka Raya bulan depan, tepatnya pada 23 September 2018.
"Jalan Beliang ini dan Jalan Bukit Keminting harusnya memang jalan dua jalur. Tapi karena arena kiri-kanan pangaringan tidak diamankan pemerintah, jadi terlanjur dibangun masyarakat. Di Jalan Beliang ini sekarang sudah berdiri rumah sakit, juga ada kampus di sini. Tapi saya minta maaf karena tidak bisa menjanjikan akan membangun dua jalur di jalan ini karena 23 September bulan depan saya dan Pak Mofit (Mofit Saptono Subagio) pamit, kami akan mengakhiri masa jabatan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota," kata Riban Satia.
Riban mengaku hanya bisa menjanjikan akan menitipkan peningkatan jalan ini kepada wali kota yang baru nantinya.
"Nanti kita titipkan dengan wali kota yang baru. Saya minta kepada RT, Lurah dan Camat juga jangan bosan-bosan mengusulkan peningkatan jalan di sini kepada wali kota yang baru ini. Karena di sini ada fasilitas pendidikan dan kesehatan yang harus diperhatikan," pungkasnya.
Wali Kota dua periode ini juga berpesan kepada pihak rumah sakit agar memperhatikan hal-hal kecil yang dalam bahasa pelayanan kesehatan bisa menjadi mal praktik. Meskipun Riban mengaku tidak meragukan kemampuan para dokter yang bertugas, tapi bisa saja ada hal-hal kecil yang luput dari perhatian.
"Sekalian kami pamit. Kami ini seperti lampu minyak yang habis minyaknya, jadi redupnya pelan-pelan. Selama 10 tahun kami menerima amanah ini kalau ada kebaikan itu hanya milik Tuhan, kekurangannya milik kami," tutup Riban. (TESTI PRISCILLA/B-5)








