MEKKAH –

BORNEONEWS, Mekkah - Pengusaha nasional asal Kalimantan Tengah, H. Abdul Rasyid AS dan istri Hj. Nuriah Abdul Rasyid beserta keluarga, menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci menggunakan pesawat jet pribadi.

Di sela ibadah di Tanah Suci, pemilik Citra Borneo Indah (CBI) Group itu, menyempatkan mengunjungi jamaah asal Kalteng, yang seluruhnya terdiri dari enam kelompok terbang (kloter).

Dalam kunjungan itu H Abdul Rasyid memberikan infak dan sedekah kepada 1.632 jemaah haji asal Kalteng, yang totalnya mencapai Rp4 miliar.

Pada kesempatan itu H Abdul Rasyid mengatakan, pembagian infaq dan sedekah itu jangan dinilai dari jumlahnya. Tetapi itulah rezeki atas karunia yang diberikan Allah SWT kepada masyarakat melalui dirinya.

“Pak Haji Rasyid memang rutin berbagi kepada warga, termasuk ketika di Tanah Suci. Ini bentuk kepedulian saja, berbagi kebahagiaan,” kata Rico, seorang anggota keluarga, di Mekkah, Minggu (19/8/2018).

--page

Ikut dalam rombongan menemani H Abdul Rasyid menemui jamaah haji, mulai dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, tokoh Mendawai, Pangkalan Bun, Maslipansyah, Ustadz Rohan dan Ronald, lalu anak menantu, Rico, dan Hendra.

Dalam kunjungan itu, H Abdul Rasyid melihat cara jamaah menghadapi sejumlah kendala, antara lain pemondokan cukup jauh dari Masjidil Haram. Ini membuat jamaah kesulitan melaksanakan salat lima waktu di masjid penuh berkah tersebut.

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran (empat dari kiri) menyapa jamaah haji di Mekkah.
Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran (empat dari kiri) menyapa jamaah haji di Mekkah.

“Itu belum termasuk kerepotan mereka menghadapi cuaca panas yang mencapai 50 derajat Celcius. Ada jemaah haji kehilangan uang, sakit, dan sebagainya,” lapor Rico.

Sementara itu, anggota DPR dari Dapil Kalimantan Tengah Hamdhani mengapresiasi kepedulian pengusaha nasional asal Kalteng itu. Perhatian kepada jamaah haji, diharapkan mengurangi beban, agar mereka dapat beribadah dengan tenang.

“Beliau memiliki empati dan jiwa sosial tinggi. Semua itu layak jadi tauladan pejabat, pengusaha, atau siapapun, agar senantiasa berbuat baik, dan sedapat mungkin di manapun tak segan membantu sesama,” kata Hamdhani. (TIM BORNEONEWS/B-11)