SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Supriadi menilai persoalan daerah sejauh ini cukup kompleks. Untuk menyelesaikan masalah itu, perlu dilakukan langkah serius.

Dia mengatakan, ada cara penyelesaiannya agar semua itu dapat diselesaikan dengan baik sehingga mampu diatasi.

"Ada beberapa sistematika pembangunan Kotim. Pertama pemerataan pembangunan di setiap desa dan keluarahan hingga pelosok pedalaman. Selama ini pembangunan terkesan fokus ke daerah kota saja," kata dia, Minggu (19/8/2018)

Kemudian dia mendorong adanya pembangunan pertanian dalam skala luas. Mencakup perkebunan kelapa sawit, hortikultura, kebun karet, rotan dan lain sebagainya. 

"Selama ini masih belum maksimal digenjot dan dibantu dengan kucuran anggaran," tegasnya.

--page

Kemudian, masyarakat jangan hanya jadi objek dari pembangunan tapi juga harus dilibatkan sebagai subjek atau pelaku. Sehingga, memiliki kesempatan lapangan kerja dari proyek pemerintah.

Selanjutnya, harus ada terobosan cepat untuk penuntasan persoalan banjir dalam kota ketika musim hujan. Tidak cukup hanya dilakukan normalisasi seadanya terhadap drainase tanpa ada pekerjaan  berdasar kepada kajian akademis. 

Termasuk pelayanan yang prima cepat dan ramah kepada masyrakat yang kedepannya dikembangkan berbasis IT. (NACO/B-11)