MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh– Arah kebijakan pembangunan Pemerintah Kabupaten Barito Utara memprioritaskan lima bidang. Demikian disampaikan Bupati Barito Utara Nadalsyah, Minggu (19/8/2018).

Kelima bidang itu, pertama, penerapan prinsip tata pemerintahan yang baik. Diarahkan untuk meningkatkan kualitas, baik sumber daya aparatur maupun penyelenggaraan administrasi pemerintahan.

“Sasaran yang ingin dicapai ialah terciptanya aparatur pemerintah yang andal dan pemerintahan yang baik, bersih, serta sehat,” ungkapnya.

Kedua, terpenuhinya sarana dan prasarana umum secara integratif dan komprehensif dalam rangka peningkatan daya dukung terhadap pembangunan daerah yang diupayakan melalui peningkatan pembangunan infrastruktur daerah serta terpenuhinya ketersediaan air bersih, sarana komunikasi, pelayanan kesehatan, pendidikan, penerangan jalan (aliran listrik kepelosok desa), akses jalan keperdesaan diarahkan untuk menghindari kesenjangan dan mendorong pemerataan hasil-hasil pembangunan antarwilayah, antarkecamatan dan antarperdesaan, serta membuka isolasi wilayah.

Ketiga, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi, diarahkan untuk mencapai SDM yang berkualitas, yang mampu mengelola RPJMD 2013-2018 Kabupaten Barito Utara sekaligus mempertahankan sumber daya alam yang dimiliki oleh Kabupaten Barito Utara dengan baik.

--page

“Sejalan dengan itu, sumber daya yang bisa diperbaharui seperti pertanian dalam arti luas dan budidaya perikanan serta pariwisata juga bisa berkembang pesat karena dikelola oleh SDM yang cerdas,” ungkapnya.

Keempat, peningkatan kemampuan keuangan daerah melalui peningkatan kuantitas dan kualitas investasi dengan memberikan jaminan keamanan dan kepastian hukum, menciptakan iklim usaha yang kondusif, promosi dan kerja sama investasi.

“Diarahkan untuk memberikan pelayanan yang bermutu, mudah, murah, cepat, dan tepat kepada seluruh massyarakat, khususnya para pelaku ekonomi dan investor,” jelasnya.

Kelima, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal. Diarahkan untuk mengembangkan ekonomi masing-masing wilayah dengan didasarkan pada pendayagunaan potensi sumber daya lokal dan meningkatkan kemampuan masyarakat untuk berperan aktif dalam mengatasi ketertinggalannya bila dibandingkan dengan kelompok masyarakat lain dibidang ekonomi, sosial, budaya, dan pembangunan wilayah.

“Sasaran yang ingin dicapai adalah terpenuhinya kebutuhan sosial dasar msyarakat, peningkatan kemampuan dan keterampilan masyarakat, kemampuan kewirausahaan dan berkembangnya industri kecil dan menengah,” ungkap Nadalsyah. (RAMADANI/B-3)