SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Meski selama ini pihak Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalimantan Tengah terus melakukan kegiatan patroli air yang ditingkatkan, kejahatan perairan di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini masih ada.

Hal itu dibeberkan langsung oleh Direktur Polair Polda Kalteng Kombespol Badarudin, Minggu (19/8/2018).

"Saya tidak ingin menutup-nutupinya. Meski patroli terus kami lakukan, kejahatan di perairan yang merupakan wilayah hukum kami tetap masih ada. Namun kami akan selalu melakukan antisipasi dan penekanan terhadap kejahatan di perairan apapun itu bentuknya," ungkap Badarudin.

Ia melanjutkan, setiap mendapatkan laporan ataupun ditemukan kejahatan, pihaknya akan menindak tegas pelaku tindak pidana tersebut. Di Kabupaten Kotawaringin Timur, katanya, kejahatan di perairan sering terjadi di Sungai Mentaya dan daerah peraiaran Kecamatan Cempaga.

Selain itu, di Kabupaten Kapuas juga ada kejahatan perairan. Beberapa waktu lalu pihak kepolisian tengah menangani kasus di daerah aliran sungai (DAS) di kabupaten bermoto Tingang Menteng Panunjung Tarung tersebut.

--page

"Beberapa waktu lalu Ditpolair ada menangkap pelaku tindak kejahatan di atas perairan. Begitu juga pihak Polda Kalteng," tegas Badarudin. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-3)