SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi tetap ngotot meminta agar Pelindo III segera memindahkan semua aktivitas bongkar muat dan penumpang di Pelabuhan Sampit dipindahkan ke Pelabuhan Bagendang.

"Sudah keinginan saya sejak lama, dan itu semua demi keamanan dan kenyamanan masyarakat di Sampit ini," ujar Bupati dua periode ini, Senin (20/8/2018).

Kengototan Bupati bukan tanpa sebab. Di mana aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Sampit kondisinya saat ini sangat mengganggu lalu lintas di daerah perkotaan. Apalagi selama ini angkutan besar melintas di jalan dalam kota. Sehingga sangat berbahaya bagi masyarakat yang berkendara di jalan tersebut.

Selain itu, aktivitas kendaraan besar juga akan membuat jalan di dalam kota cepat rusak. Bahkan tidak jarang truk besar terperosok di jalur dalam kota akibat beban muatan yang melebihi kapasitas jalan.

"Kalau seperti inikan yang dirugikan masyarakat juga, dan tentunya biaya anggaran daerah bertambah untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut," dalih Bupati.

--page

Selain akibat itu, keinginan memindahkan aktivitas tersebut agar lebih mempermudah pengelolaan dan penataan kota. Seperti membenahi kawasan tepi Sungai Mentaya yang dijadikan tempat wisata.

"Kami sudah petakan tepi Sungai Mentaya dari Kecamatan Baamang hingga Mentawa Baru Ketapang itu tempat wisata. Sehingga itu juga jadi dasar agar aktivitas di Pelabuhan Sampit dipindahkan," terang Bupati.

Keinginan Bupati juga sudah disetujui Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran. Di mana orang nomor satu di provinsi ini juga sependapat dengan dirinya, dan menginginkan agar aktivitas di Pelabuhan Sampit dipindahkan.

"Memang Pelindo III akan membangun mal dan hotel di Pelabuhan Sampit ini. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tands tersebut. Jadi saya minta kepada mereka kalau memang itu yang diinginkan maka bangunlah dulu. Baru nanti kita atur lagi belakangan," terang Bupati.

Sebelumnya, Pelindo III siap memindahkan aktivitas bongkar muat ke Pelabuhan Bagendang. Namun untuk pelabuhan penumpang tetap di Sampit. Karena mereka akan membangun terminal penumpang yang berkonsep wisata, dengan dukungan hotel dan mall.

--page

Akan tetapi konsep ini diakui pihak Pelindo belum ada kesepakatan dengan pemerintah daerah. Sehingga pembangunan belum bisa dilakukan hingga saat ini. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)