BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kebijakan pemerintah membatasi impor produk sawit diprediksi akan memberikan sentimen positif bagi sejumlah emiten di sektor kelapa sawit.
"Dengan upaya dan rencana pemerintah untuk membatasi impor minyak sawit dan bahan komoditi turunan, maka akan memberikan sentimen positif bagi beberapa emiten," kata Pendiri LBP Institute, Lucky Bayu Purnomo, dalam risetnya.
Sejumlah emiten itu antara lain adalah PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)., PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan juga PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).
"Pembatasan impor tersebut akan meningkatkan jumlah penjualan emiten-emiten. Artinya produk dari emiten-emiten itu akan diserap lebih banyak ketimbang produk-produk impor," papar Lucky.
Lucky mengatakan, sentimen negatif telah dialami sebelumnya karena kinerja indeks terkoreksi.
--page
"Namun, rencana penetapan kebijakan pembatasan impor ini akan menjadi katalis positif bagi emiten-emiten yang disebutkan tadi. Angka penjualan dan jumlah konsumsinya akan meningkat," ujarnya.
Ia merekomendasikan untuk membeli saham-saham seperti SSMS, LSIP, AALI, dan BWPT.
"Target jangka pendek hingga jangka menengah naik sebesar 5,5% hingga 7%," tutur Lucky. (NEDELYA RAMADHANI/m)








