SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau agar mengurangi aktivitas di luar ruangan atau rumah, jika di daerah ini terjadi kabut asap. Hal itu dilakukan guna terhindar dari serangan penyakit pernapasan. 

"Kurangi aktivitas di luar ruangan jika kabut asap. Karena snagat rentan terserang penyakit," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kotim Faisal Novendra Cahyanto, Senin (20/8/2018). 

Dia menerangkan saat ini kabut asap masih belum terlalu pekat. Namun jika terus menerus terjadi kebakaran lahan, maka bukan tidak mungkin kabut asap pekan akan terjadi di daerah ini. Sehingga kemungkinan banyaknya warga yang terserang penyakit lebih besar. 

Sehingga sebelum hal itu terjadi, Dinkes sensiri saat ini berupaya mengantisipasi terjadinya kemungkinan tersebut. Salah satunya dengan menyiapkan masker. 

"Kami sudah siapkan masker, sehingga tinggal pendistribusian saja lagi yang akan kami koordinasikan dengan instansi terkait," katanya. 

--page

Selain itu, oksigen juga sudah mereka siapkan. Sehingga jika diperlukan akan dikirimkan ke posko-posko yang ada saat ini. Namun hingga saat ini belum ada hal yang mendesak untuk bantuan tersebut.

Sehingga mereka masih menunggu kondisi cuaca, jika kabut asap ssmakin pekat, maka akan segera dilakukan pembagian masker dan persediaan tabung gas tersebut. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)