MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Mengenai aksi warga Lampeong Kecamatan Gunung Purei Kabupaten Barito Utara (Barut) beberapa waktu lalu yang melakukan protes terhadap PLN mendapat tanggapan Wakil ketua II DPRD Barut H Acep Tion.

Menurut Acep Tion, protes warga merupakan hal yang wajar untuk mendapatkan keadialan. Ini merupakan bentuk demokrasi yang disampaikan oleh warga Desa Lampeong.

Untuk itu, kata Acep, DPRD bersama pemerintah daerah akan terus  berupaya untuk pemerataan jaringan listrik di seluruh wilayah di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

“Kami bersama pemerintah daerah telah dua kali melakukan kunjungan kerja dan hearing ke PLN Wilayah Kalselteng di Banjar Baru untuk mencoba penyambungan jaringan listrik diseluruh wilayah Kabupaten Barito Utara. Namun saat ini masih menjadi program. Untuk itu masyarakat diminta untuk bersabar,” kata Acep, Senin (20/8/2018). 

Menurut Acep, PLN merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang harus mendapatkan hasil. Saat ini jaringan listrik masyarakat juga telah tidak ada subsidi dari pemerintah.

--page

Sesuai program PLN, penyambungan jaringan akan dilaksanakan secara berkala.  “Tanti juga akan disambung, hanya menungu waktu untuk penyambungan saja. Dimohon kepada masyarakat agar sabar menunggu,” katanya.

Nanti, kata Acep, DPRD bersama pemerintah daerah mencoba memacu dan mempercepat penyambungan jaringan sehingga pada 2019 ada kepastian. Berdasarkan pembicaraan dengan PLN bahwa nantinya di Lampeong akan dibangun PLTD.

“Dalam waktu dekat, nanti saya bersama anggota DPRD lainnya akan melakukan hearing kembali ke Banjar Baru untuk mengetahui program PLN,” pungkasnya.(RAMADHANI/B-5)