BORNEONEWS, Muara Teweh – Rencana pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk menutup lokalisasi prostitusi di Merong atau Lembah Durian pada 2019 ini telah matang.
Saat ini juga telah disetujui oleh perwakilan dari pemilik wisma yang ada di Lokalisasi Lembah Durian pada saat melakukan rapat pembahasan bersama pemerintah daerah dan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah.
Salah satu pemilik wisma, Saprudin Noor mengharapkan penutupan yang direncanakan Maret atau April 2019 tersebut ditunda hingga Oktober atau November.
“Saya mewakili rekan-rekan pemilik wisma dari Lokalisasi Lembah Durian, siap mengikuti aturan dan jalur yang telah ditetapkan pemerintah, namun kami mengharapkan dan memohon tenggang waktu,” ungkap Saprudin Noor kepada Borneonews, Senin (20/8/2018).
Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Dinas Sosial Provinsi Kalteng sudah melaksanakan sosialisasi penutupan prostitusi.
--page
Sosialisasi yang dilakukan merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. (RAMADHANI/B-6)








