BORNEONEWS, Palangka Raya - Pasien mengeluhkan lambatnya pelayanan di Puskesmas Kayon. Pasien sudah mengantre dari pagi namun hingga pukul 07.30 WIB nomor antrean belum juga mulai dipanggil padahal nomor terakhir yang sudah diambil mencapai angka 37.
"Saya antre dari setengah 8 tadi. Itu juga saya sudah dapat nomor 37 tapi jam segitu belum mulai dipanggil nomor antreannya," kata Adhe, kepada borneonews.co.id, Senin (20/8/2018).
Menurut Adhe, nomor antrean yang dia ambil memang bukan nomor untuk skala prioritas melainkan nomor untuk pasien BPJS Kesehatan dan umum. Namun pasien yang ia bawa adalah anak usia 2 tahun yang sudah lemas karena demam.
"Yang lambat itu di loket utama. Padahal di poli-poli itu lengang sekali bahkan para perawat terkesan menganggur saja karena memang pasien belum sampai ke poli, numpuk di loket utama semua," cecar Adhe.
Menurutnya petugas di loket utama harusnya lebih sigap. Keterlambatan di loket utama membuat pasien harus menunggu lama sementara hari sudah semakin siang.
"Tidak ada gunanya juga begini datang pagi. Padahal maksudnya datang pagi supaya cepat ditangani karena sakitnya dari tadi malam. Ini baru sampai ke poli gizi jam 10, baru ketemu dokter jam 11 karena antre lagi di poli gizi. Padahal tidak perlu antre di poli gizi tadi kalau di loket utama tadi tidak begitu antrenya. Kami mohon pihak Puskesmas bisa membenahi ini segera. Kalau bisa masukkan orang-orang yang sigap di loket utama itu, jangan orang-orang tua semua yang ditugaskan di situ. Silakan saja ada yang tua-tua itu untuk mengawasi karena mereka sudah pengalaman, tapi tugaskan juga yang muda-muda biar gerak cepat, jangan numpuk begitu," tutup Adhe. (TESTI PRISCILLA/B-6)








