PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sungai Arut yang surut menyebabkan aliran air PDAM Tirta Arut Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat kepada pelanggan berkurang atau tidak selancar sebelumnya.

Direktur PDAM Tirta Arut Sapriansyah mengatakan, itu terjadi karena Sungai Arut yang menjadi sumber air PDAM.  

"Untuk wilayah Kelurahan Baru, sementara bisa mengalir pada jam-jam tertentu saja, terutama pada malam hari," jelas Sapriansyah, Senin (20/8/2018).

Untuk itu, masyarakat disarankan memiliki penampuangan air agar kebutuhannya dapat tercukupi.

Namun, bagi pelanggan yang tidak bisa menikmati air sampai satu hari penuh atau lebih, pihak PDAM akan memberikan pelayanan dengan menggunakan mobil tangki.

--page

"Kalau ada pelaggan di wilayah tertentu selama satu hari atau lebih tidak bisa teraliri maka tinggal laporan,  kami akan memberikan air secara gratis," terang Sapriansyah di kantornya. (MASROHAN/B-2)