BORNEONEWS, Palangka Raya - Dua orangutan Jack dan Sisil yang berasal dari Pulau Salat, Kabupaten Pulang Pisau sebelum dilepasliarkan ke Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya (TNBBBR) terlebih dahulu harus melewati tahap tes kesehatan di karantina BOSF Nyaru Menteng.
"Jack dan Sisil saat ini memang kami persiapkan untuk menjadi kandidat orangutan yang akan dipersiapkan untuk rilis berikutnya," ucap Koordinator Pra Pelepasliaran Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng, Untung, Selasa (21/8/2018).
Rencananya Jack dan Sisil akan dilepasliarkan ke TNBBBR Kabupaten Katingan pada September 2018 setelah melewati tes kesehatan dan akan bergabung dengan 8 orangutan lainnya yang terlebih dahulu sudah di sana.
Sebelumnya, Proses pengambilan keduanya dari Pulau Salat pada Kamis (16/8/2018) berlangsung lancar.
BOSF yang bermitra kerja dengan pihak PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) melakukan pembiusan untuk menangkap keduanya guna memudahkan memindahkan mereka ke kandang transport.
Sebelum berangkat, kedua orangutan ini dipastikan dalam keadaan bangun agar tidak stres, biasanya perjalanan berlangsung pada malam hari atau sore hari, di mana kondisi cuaca sedang tidak terlalu panas.
Dengan diambilnya Jack dan Sisil, hingga saat ini jumlah orangutan yang ada di Pulau Salat berjumlah 28 ekor dan setiap hari aktivitas monitoring serta pemberian makan terus dilakukan oleh SSMS. (GAZALI/B-5)








