BORNEONEWS, Kuala Kapuas- Guna memastikan keamanan pangan, berupa sayur dan buah, Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Ketahanan Pangan rutin melakukan uji sampel, khususnya pada pangan segar asal tumbuhan (PSAT), yang baru dipanen petani.
Uji sampel itu dimaksudkan supaya kondisi sayur dan buah diketahui secara pasti sebelum dijual ke masyarakat.
Kepala Bidang Keamanan Pangan pada Dinas Dinas Ketahanan Pangan Kapuas, Natalia Saptani, mengungkapkan bahwa uji sampel penting dilakukan guna menghindarkan masyarakat mengonsumsi residu pestisida berlebih dari pangan segar asal tumbuhan.
Sebab mengonsumsi residu pestisida secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan nantinya.
“Cara kita mengambil sampel, misalnya ada informasi panen petani pangan segar asal tumbuhan, maka kami akan datangi untuk mengambil sampel tersebut dan mengujinya menggunakan peralatan yang ada di kantor," ungkap Natalia kepada wartawan, Selasa (21/8/2018).
--page
"Dengan uji sampel itu akan diketahui ada atau tidaknya kadar residu pestisida pada pangan tersebut. Sehingga nantinya masyarakat akan nyaman mengonsumsinya,” tutur dia mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kapuas Suryadi Noor. (DODI RIZKIANSYAH/B-3)







