BORNEONEWS, Palangka Raya- Ida Bagus Putu Mas Gunawan menyampaikan pandangan umum Fraksi PDIP atas Penyampaian Pidato Pengantar Wali Kota tentang Nota Keuangan dan Perubahan Anggaran dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018.
Dalam penyampaiannya, Ida Bagus mempertanyakan realisasi anggaran yang dinilai belum ideal.
"Realisasi sasaran anggaran belum ideal, mengingat hingga akhir Juli baru di angka 40%. Yakni belanja langsung (BL) dan belanja modal dan jasa yang masih di angka 32,21%," kata Ida Bagus dalam Rapat Paripurna, Selasa (21/8/2018).
"Kami minta penjelasan atas keterlambatan serapan ini. Padahal poin ini sangat penting bagi stimulus ekonomi masyarakat. Kami mohon penjelasan, apa kendalanya," ungkap anggota Komisi A DPRD Palangka Raya ini.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio mengatakan bahwa hingga akhir Juli 2018, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) baru mencapai 40%-50%.
--page
"Hingga akhir Juli, realisasi pendapatan daerah sebesar Rp684,1 miliar. Pendapatan APBD Palangka Raya hingga akhir Juli 2018 sebesar Rp1,179 triliun dan biaya belanja sebesar Rp1,222 triliun. Sehingga menghasilkan defisit Rp43,8 miliar," ujarnya.
"Defisit anggaran ditutup dari anggaran pembiayaan sebesar Rp43,8 miliar yang berasal dari selisih biaya pendapatan dan belanja daerah. Melihat itu, masih tidak ideal kondisi belanja daerah karena daya serap belanja hingga akhir Juli sudah berkisar 40%-50%," sebut Mofit. (TESTI PRISCILLA/B-3)








