BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mencatat jumlah titik api dari Januari hingga Agustus 2018 sebanyak 158 titik.
Sebagian besar titik api sudah dadat di padamkan oleh Tim Satgas Karhutla Kobar.
"Dari jumlah tersebut yang paling banyak munculnya titik api adalah sejak Agustus. Sehingga akhirnya kami pun minta bantuan pemadaman melalui udara dengan mendatangkan bantuan helikoper untuk water bombing. Hal ini cukup efektif," ungkap Kepala BPBD Kobar Petrus Rinda, Selasa (21/8/2018).
Upaya pemadaman terus dilakukan baik lewat darat maupun udara. Dengan upaya tersebut kasus kabaran hutan dan lahan tidak meluas. Ditambah lagi, mulai ada tanda-tanda hujan.
"Kita sangat berharap hujan segera turun. Karena adanya hujan kami yakin jumlah titik api bisa jauh berkurang. Ditambah lagi upaya pemadaman lewat dari Tim Satgas Karhutla yang telah memadamkan api siang dan malam. Serta helikopter juga keliling memadamkan api dengan water bombingnya," pungkasnya. (Andreansyah/B-3)








