BORNEONEWS, Kuala Kurun - Wakil Bupati Gunung Mas, Rony Karlos menyatakan, pencegahan perkawinan usia dini harus jadi perhatian serius.
Pasalnya, perkawinan usia dini akan menimbulkan dampak yang kurang baik. Bahkan, berpotensi menimbulkan berbagai macam masalah dalam kehidupan.
"Perkawinan usia dini harus kita cegah secara bersama-sama. Jangan sampai anak-anak kita salah pergaulan yang nantinya berujung pada perkawinan usia dini," kata Rony Karlos saat membuka sosialisasi Perda tentang Kabupaten Layak Anak di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Selasa (21/8/2018).
Berbagai dampak negatif yang ditimbulkan akibat perkawinan usia dini. Misalnya, anak-anak tidak bisa melanjutkan sekolah, masalah kesehatan ibu dan anak, rawan terjadi kemiskinan dan masih banyak dampak lainnya.
"Angka perkawinan usia dini di Kabupaten Gunung Mas cukup tinggi. Kedepan kita harapkan angka perkawinan usia dini terus menurun, bahkan tidak ada lagi di daerah ini," harapnya.
--page
Rony mengharapkan, melalui sosialisasi Perda Kabupaten Layak Anak. Semua yang hadir dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya pemenuhan hak-hak anak, guna menyiapkan generasi penerus yang handal dan berkualitas. (EPRA SENTOSA/b-6)








