PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sukatmono (43), korban gantung diri diketahui tinggal sebatang kara di barak berkonstruksi kayu di Jalan G Obos 12, Palangka Raya. 

Sebenarnya, dia tinggal bersama istri dan anak tunggal. Namun korban telah cerai bersama istrinya, sedangkan sang anak satu-satunya telah meninggal 10 hari yang lalu. 

"Dia di sini tinggal sendirian. Sudah cerai dengan istrinya dan anaknya meninggal 10 hari lalu," kata tetangga korban, Nadi (50), Selasa (21/8/2018).

Ia menuturkan, terakhir bertemu dengan korban pada lima hari yang lalu. Kemudian, sebelum ditemukan, mulanya Nadi melihat bagian pintu terbuka. 

Nadi lalu mengetuk pintu sambil memanggil tapi tidak ada jawaban. Untuk memastikan rasa penasarannya, ia masuk. Ternyata, korban sudah dalam posisi tergantung. 

--page

Beberapa menit kemudian, aparat kepolisian berdatangan. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju ruang Kamboja, RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. (BUDI YULIANTO/B-6)