BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 342 hostpot (titik panas) terpantau di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Semua itu terpantau sejak tanggal 16 Juli - Agustus 2018.
"Berdasarkan pantauan BMKG ada 342 hostpot yang terpantau. Itu terjadi lebih dari sebulan terakhir," kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Yusuf, Selasa (21/8/2018).
"Itu hitungan keseluruhan. Memang ada dalam satu hari nihil hotspot seperti tanggal 20 Agustus," imbuh dia.
Selain itu, kabut asap mulai muncul di Sampit. Akan tetapi masih dalam tahap normal, dan tidak mengganggu jarak pandang. Tetapi, perlu diwaspadai asap bisa mengganggu kesehatan masyarakat.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat terjadi hujan. Ini untuk memadamkan api karhutla," terang Yusup.
--page
Sejumlah kebakaran lahan masih terlihat di wilayah Sampit. Seperti di Jalan HM Arsyad, yang sejak beberapa hari terakhir tak kunjung padam. Pasalnya api semakin menjauh, dan sulit ditempuh melalui jalur darat.
Kemudian, di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Pulau Hanaut juga masih dilakukan pemadaman karhutla. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








