BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kasus anak menghisap lem di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) jumlahnya semakin banyak.
Badan narkotika nasional (BNN) Kobar mendatangi sejumlah tempat yang dijadikan tempat untuk menghisap lem.
Kepala BNN Kobar, I Wayan Korna mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa banyak pelajar yang suka menghisap lem.
Sehingga pihaknya menelusuri kebenaran tersebut dengan mendatangi lokasi yang sering digunakan anak-anak menghisap lem, Kamis (23/8/2018).
"Laporan dari masyarakat ternyata benar. Bahwa ada lokasi semak-semak yang digunakan untuk menghisap lem lokasinya di Kelurahan Baru," Kata I Wayan Korna.
--page
Hal ini terbukti dengan banyaknya plastik yang terdapat lem kering. Ditambah lagi kaleng lem yang juga berserakan di sekitar lokasi yang digunakan menghisap lem.
"Plastik dan kaleng bekas lem yang kita temukan itu jumlahnya banyak. Sehingga jumlah anak-anak yang ngelem itu lebih dari satu," jelasnya. (ANDRE/B-6)








