BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia memberikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Kota tentang nota keuangan dan perubahan APBD tahun anggaran 2018 dalam Rapat Paripurna, Kamis (23/8/2018).
"Mayoritas dari masukan dan pertanyaan dari fraksi adalah mengenai capaian pemerintah di tahun sebelumnya dalam menggali pendapatan asli daerah (PAD), peningkatan PAD melalui sumber pajak, pengawasan terhadap penggunaan anggaran untuk pembangunan, inovasi yang akan dikeluarkan pemerintah agar terserapnya anggaran pendapatan dan belanja dengan maksimal, serta penguatan di bidang pendidikan kesehatan," kata Riban Satia di hadapan sidang paripurna.
Pengawasan anggaran ini, menurut Riban, akan diperketat, meningkatkan sinergitas antar satuan pemerintahan baik vertikal dan horizontal, dan juga akan tetap berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan melalui penyediaan anggaran.
"Menanggapi saran dari fraksi PDI Perjuangan, Gerindra dan Golkar yang menekankan penguatan penerimaan sektor pajak, Pemko akan terus melakukan komunikasi bersama pihak terkait, seperti halnya dengan tiap Kelurahan untuk mengawasi wajib pajak masyarakat. Kita akui salah satu penyebab tidak tercapai dengan maksimal target pendapatan hingga medio 2018 ini karena PAD sumber pajak tak maksimal juga. Akan kita bentuk tim khusus untuk mengawasi wajib pajak baik yang tak patuh dan tak wajar pembayarannya," tutur Wali Kota dua periode ini. (TESTI PRISCILLA/m)








