KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Warga Kasongan dan sekitarnya menyebut ruas Jalan Soekarno-Hatta Kasongan arah Pendahara ini rawan terjadinya tindak kriminalitas.

"Iya kemarin malam sekitar jam setengah 12.00 WIB warung kami didatangi lima orang membawa parang, mereka minta uang," tutur Narto salah seorang pemilik warung kopi di Jalan Soekarno-Hatta arah Pendahara Km 4,5 Kasongan, Kamis (23/8/2018).

Menurut Narto, kelima orang tidak dikenal ini mengendarai dua sepeda motor datang dari arah Pendahara menuju Kasongan.

Namun sesampainya depan warung miliknya, dua sepeda motor ini menghentikan laju motornya, namun mesin tetap dihidupkan. 

"Mereka bilang minta uang, terus ada lagi temannya mengancam kalau tidak mau memberi bunuh saja," ucap Narto.

--page

Namun saat itu kawanan orang tak dikenal yang mau memeras Narto ini mengurungkan niatnya setelah pemilik warung berteriak minta tolong kepada tetangganya.

"Mendengar saya memanggil tetangga, mereka kemudian kabur dan kembali lagi ke arah Pendahara," ujarnya.

Sebelumnya pemilik salah satu gedung walet di seputaran Jalan Soekarno-Hatta ini juga mengaku terganggu dengan ulah kawanan orang tak dikenal yang hendak menyatroni gedung waletnya.

"Awalnya satu orang minta tolong kendaraannya mogok sekitar jam satu malam, tapi setelah saya lihat ternyata ada sekitar empat orang temannya, yang juga bawa sepeda motor, mereka maksa saya mengantarkannya menggunakan sepeda motor milik saya, tapi saya tidak mau," kata Andi.

"Terus saya panggil adik dan bapak saya, tapi mereka malah mengancam melempar pintu seng masuk rumah kami sebelum akhirnya mereka pergi," imbuhnya. Andi berharap ada pos polisi di Jalan Soekarno-Hatta antara Kasongan - Pendahara ini.

"Soalnya masih jarang-jarang rumah penduduk, sehingga rawan terjadinya tindak kriminalitas di Jalan Soekarno-Hatta arah Pendahara ini kalau malam," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-6)