BORNEONEWS, Kuala Kurun - Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Gunung Mas (Gunas) Yohanes Tuah menyampaikan, Kabupaten Gunung Mas menempatkan penanaman modal sebagai salah satu program yang diprioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Gunung Mas 2019-2024, yang akan disesuaikan dengan visi dan misi kepala daerah terpilih.
"Penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal adalah salah satu tugas dan kewajiban yang harus kita penuhi," kata Yohanes Tuah saat kegiatan diskusi publik Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) di aula kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Gunung Mas, Kamis (23/8/2018).
Dia menyampaikan, tujuan utama pembangunan di Kabupaten Gunung Mas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara sumber dana untuk pembangunan antara lain investasi pihak swasta.
Oleh karena itu, Kabupaten Gunung Mas menempatkan penanaman modal sebagai salah satu program yang diprioritaskan.
"Semua perangkat daerah perlu saling mendukung dan memusatkan perhatian pada pengembangan suatu kawasan investasi, dalam menyinergikan kebijakan pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Gunung Mas untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi serta kawasan-kawasan investasi," tegas Yohanes.
--page
Dia melanjutkan, diskusi publik RUPM bertujuan untuk menyinergikan dan mengoperasionalisasikan seluruh potensi sektoral terkait. Serta, mempertegas arah kebijakan penanaman modal yang dimulai dari perbaikan iklim investasi, sampai dengan promosi dan pelaksanaan penanaman modal. (EPRA SENTOSA/B-2)








