BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginisiasi pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan mengatakan, penyelenggaraan penanggulangan bencana saat ini memasuki dua tahun terakhir pada periode 2015-2019 yang ditujukan untuk mengurangi risiko bencana.
“Dan meningkatkan ketangguhan pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat termasuk lembaga usaha dalam menghadapi bencana,” tandas Lilik, saat diskusi pembentukan FPRB, Kamis (23/8/2018).
Secara khusus, lanjut Lilik, sasaran pembangunan bidang penanggulangan bencana adalah menurunnya indeks risiko bencana pada pusat-pusat pertumbuhan yang berisiko tinggi.
Dia menekankan, kontibusi dan komitmen dalam penanggulangan bencana serta mengemban misi kemanusiaan merupakan bagian dalam rangka mewujudkan perikehidupan bangsa Indonesia yang merdeka bersatu dan berdaulat, makmur dan berkeadilan.
--page
“Semua ini hanya akan dapat dicapai dengan komitmen, kemauan, keterlibatan, dan kesadaran multi pihak. Tidak hanya pemerintah tapi semua komponen masyarakat di dalamnya. Sehingga FPRB sebagai mitra pemerintah daam penanggulangan bencana mutlak diperlukan,” tutupnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalteng, Darliansjah menuturkan, dalam pertemuan tersebut belum sampai pada pembentukan FPRB secara keseluruhan.
“Ini masih dalam tahap fasilitasi rencana pembentukan (FPRB) tersebut,” singkatnya. (ROZIQIN/B-11)








