BORNEONEWS, Sukamara - Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara, Sutrisno mengatakan, titik api (hotspot) baru terus bermunculan. Terkait itu, perlu ada upaya pemadaman lebih intens, agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak meluas.
"Banyak hotspot baru yang muncul. Dan itu harus diantisipasi," tegas Sutrisno, Jumat (24/8/2018).
Berdasarkan informasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara, daerah itu masuk urutan ke 2 jumlah hotspot terbanyak di Kalimantan Tengah.
"Sukamara paling banyak setelah Kotawaringin Timur (Kotim)," kata Kepala DLH Sukamara, Rendy Lesmana.
Adapun titik api lebih banyak terpantau di Kecamatan Pantai Lunci, dan sebagian ada yang masuk Kecamatan Sukamara.
--page
"Saat kami bersama Manggala Agni DAU Pangkalan Bun, TNI, Tim Serbu Api, memang apinya masuk Kecamatan Sukamara, tepatnya di Desa Terantang ujung," tutur Rendy Lesmana. (NORHASANAH/B-11)








