PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lantaran bangunan kantor Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini sudah berusia sekitar 40 tahun dan terdapat banyak kerusakan bangunan tersebut, maka akan dibangun ulang.

Untuk itulah digelar ekspos master plan rencana pembangunan gedung kantor tersebut di ruang rapat Bupati Kobar, Jumat (24/8/2018) sekitar pukul 13.30 WIB.

Dalam rapat ini Bupati Kobar Nurhidayah mengatakan, ada beberapa hal yang mendasari perlunyan membangun kantor bupati yang baru.

"Mengingat usia bangunan yang sudah cukup tua yaitu sekitar 40 tahun dan sudah banyak kerusakan dibeberapa bagian bangunan. Sehingga upaya perbaikan juga dianggap tidak maksimal," tuturnya.

"Selain itu kondisi bangunan yang sudah tidak representatif lagi  untuk menunjang kinerja kedepan Jadi dengan adanya bangunan baru diharapkan bisa digunakan dalam jangka waktu yang sangat panjang yaitu sekitar 40 sampai 50 tahun kedepan ," imbuhnya.

--page

Ditanyakan kapan dimulainya tahapan pembangunan gedung kantor bupati tersebut, menurut bupati melihat kondisi anggaran yang ada diperkirakan pada 2019 bakal dilakukan tahapan perencanaan.

"Diperkirakan,pembangunan gedung tersebut bakal menggunakan anggaran sebesar Rp 60 miliar. Untuk saat ini mengenai masalah desain bangunan kantor sudah dianggap final. Namun saat ini yang masih belum bisa dipastikan adalah lokasi kantor bupati yang baru. Apakah masih tetap dilokasi yang ada saat ini atau dipindahkan ke lokasi baru," jelasnya.

Lokasi alternatif lainnya adalah sekitar kawasan Sport Center Sampuraga Baru. Pemkab Kobar juga memiliki aset lahan sekitar 25 hektare.

Lokasi alternatif ini diusulkan dengan pertimbangan kawasan tersebut masih luas dan mudah untuk dikembangkan lagi.

Bila dibandingkan lokasi kantor yang ada saat ini memang kawasan tersebut saat ini masih terkesan berada dipinggiran dan masih sepi, namun diperkirakan sekitar 5 tahun kedepan akan semakin strategis. (YUDA/B-6)