SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Kapolres Sukamara AKBP Andiyatna mengatakan, bahwa pihaknya terus berupaya menghilangkan titik-titik api yang muncul saat ini, mengingat dampaknya seperti kabut asap sudah mulai dirasakan.

"Kita terus berupaya memadamkan titik-titik api yang ada di Sukamara, karena akhir-akhir ini sudah kita rasakan asappun mulai tercium," ucap AKBP Andiyatna, Jumat (24/8/2018).

Pihaknya juga terus berupaya meminimalisir bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memaksimalkan penurunan personil untuk membantu pemadaman apabila terjadinya kebakaran. 

"Kita sudah berupaya, TNI dan Polri selalu didepan, menurunkan personilnya," katanya. Hot spot atau titik api terus bermunculan.

Pihaknya juga langsung melakukan pemantauan dan membantu memadamkan apabila adanya titik api yang terpantau. 

"Jika kita lihat kebelakang, memang sudah sering terjadi beberapa titik api. Daerah Jelai dan Pantai Lunci banyak titik yang terbaca, dan di sana sudah turun rekan-rekan kita baik dari Koramil dan Polsek," ujarnya. (NORHASANAH/B-6)