BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Warga Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan mulai meninggalkan penggunaan elpiji 3 kg dan beralih ke elpiji 12 kg.
Mereka mulai menggunakan elpiji 12 kg, karena kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg yang merupakan barang subsidi dari pemerintah.
Meskipun di Kuala Pembuang terdapat agen maupun pangkalan elpiji 3 kg, tetap saja pasokan dari daerah tetangga sangat terbatas.
Hardy, salah seorang warga Kuala Pembuang mengaku sudah beralih ke elpiji 12 kilogram, karena kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram.
"Benar-benar sulit mendapatkan elpiji 3 kilogram, kalaupun ada harganya mahal. Biasanya sekitar Rp25 ribu, tapi kemarin tetangga sebelah rumah saya dapat harga Rp45 ribu," terang Hardi, Jumat (24/8/2018).
--page
Tidak hanya mahal, elpiji 3 kg juga langka di Kuala Pembuang. "Saya nyerah nyari tabung elpiji 3 kilogram. Lelah keliling, tenaga habis dan menghabiskan bensin motor saja. Sekarang saya gunakan tabung 12 kilogram saja," tandasnya. (FARIZAN/B-2)







