SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menemukan kebakaran lahan yang diduga sengaja dibakar. Bahkan kini mereka mulai melakukan penyelidikan diback up oleh jajaran Polda Kalteng.

"Kita sudah menangani lima kasus saat ini masuk proses penyelidikan dan dua penyidikan sudah ada tersangkanya," kata Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Jumat (24/8/2018)

Saat turun ke lokasi kejadian di Jalan MT Haryono Barat, Sampit, Rommel menegaskan kalau pihaknya sudah melakukan berbagai upaya mulai dari preventif dan refresif.

"Kami tidak ragu menindak tegas pelaku pembakaran lahan, kami akan tindak tegas mereka yang sengaja membakar lahan," kata Rommel.

Dari lokasi yang mereka cek tampat itu terlihat jelas adanya bekas tebangn pohon baru, parit hingga pembersihan lahan baru yang akhirnya menimbulkan kebakatan lahan.

--page

Dari lima TKP yang masuk penyelidikan mereka ada di Desa Pundu, Kecamatan Cemapaga Hulu, Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit ada dua TKP, dan dua lokasi di Kecamatan MB Ketapang.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat jangan sampai membuka lahan dengan cara membakar. Karena sudah berulang kali mereka ingatkan jika masih ada yang main-main mereka akan menindak tegas. (NACO/B-5)