BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Barat, akan mengoptimalkan metode jemput bola dalam proses pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Perlunya KTP elektronik ini terutama untuk melayani masyarakat di sekolah serta masyarakat di desa-desa.
Kepala Disdukcapil Kotawaringin Barat Gusti Imansyah mengatakan, walaupun fasilitas belum memadai, namun pelayanan harus tetap eksis dan tetap berjalan. Fasilitas yang ada tetap dimanfaatkan, meskipun sedikit. Hal terpenting bisa datang dan melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan.
“Masyarakat perlu pelayanan tidak hanya bentuk fisik, tetapi pelayanan administrasi juga menentukan nasib masyarakat,” kata Kepala Disdukcapil Gusti Imansyah, Jumat (24/8/2018).
Menurut Gusti Imansyah, Bupati Kobar telah memberikan dukungan dengan mengalokasikan anggaran yang signifikan pada tahun anggaran 2019.
Anggaran ini untuk memenuhi dan meningkatkan fasilitas pelayanan. Belum adanya Mobil Operasional Pelayanan Keliling Administrasi Kependudukan menjadi salah satu hambatan untuk mengoptimalkan metode Jemput bola tersebut.
“Kita mengusulkan agar fasilitas dan sumber daya manusia bisa melayani masyarakat dengan cepat dan tepat,”ungkapnya. (AFNER/m)
*) penulis adalah mahasiswa Unikom Bandung yang sedang kuliah kerja di Borneonews.co.id








