BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 34 ribu anak usia 9 - 15 tahun di Kabupaten Kotawaringin Barat sudah mendapatkan imunisasi campak dan rubella (measles rubella).
Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kobar Jamin Ginting, Sabtu (25/8/2018) menjelaskan jumlah tersebut merupakan hasil pelaksanaan imunisasi periode Agustus - September.
"Bila dipersentasekan, jumlah tersebut sekitar 42 % dari target 76 ribu lebih anak," kata Jamin Ginting.
Dia optimistis target yang sudah ditentukan tersebut tercapai pada September mendatang.
"Tenggat waktu kita akhir September mendatang. Diperkirakan masih cukup waktu untuk mengejar target," jelasnya.
--page
Jamin Ginting menjelaskan, pelaksanaan imunisasi campak dan rubella bertujuan untuk mengeliminasi penyakit tersebut.
"Kabupaten Kobar siap mengeliminasi penyakit campak dan mengendalikan rubella atau kecacatan yang disebabkan infeksi rubella saat kehamilan pada tahun 2020 mendatang,” tegasnya.
Imunisasi tersebut juga bertujuan memberikan perlindungan terhadap delapan jenis penyakit.
"Seperti tuberkulosis, campak, difteri, batuk rejan, tetanus, polio, hepatitis B, dan haemophilus influenza. Walau jumlah penyakit yang dilindungi dengan imunisasi bertambah banyak, namun jumlah suntikan yang diberikan kepada anak-anak berkurang, berkat vaksin kombinasi tersebut,” jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-11)








