BORNEONEWS, Palangka Raya - Namanya Lidia Permata Aninda. Oleh dokter, ia didiagnosa menderita atresia billier atau gagal fungsi hati.
Anak warga Jalan Kenanga, Kelurahan Kalampangan, Kota Palangka Raya ini butuh bantuan para dermawan, karena orang tuanya tidak mampu membiayainya berobat.
Profesi ibu Lidia hanya jualan makanan di lingkungan sekolah, sedangkan kondisi bapaknya tidak normal, karena pernah mengalami patah tangan akibat jatuh saat menjadi kuli bangunan.
Saat ini para relawan terus melakukan penggalangan dana dan diharapkan ada dermanan yang mau membantu membiayai pengobatan Lidia di RSCM Jakarta.
Hasan Bola, seorang relawan mengatakan saat ini ayah Lidia sedang mencari kecocokan darah dan hatinya sang anak di RSCM Jakarta. Biaya yang dibutuhkan Rp35 juta.
"Untuk screnning dan bila ada kesamaan hati dari pendonor maka biaya yang harus diperlukan Rp450 juta dan bisa mencapai Rp1,2 miliar," tulis Hasan Bola dalam akun Facebook-nya.
Hasan Bola yang juga merupakan warga Kalampangan ini mengharapkan bagi masyarakat yang berkenan memberikan bantuan bisa menghubungi dokter Nila ke nomor 0812.4922.6168.
Bisa juga menghubungi nomor telepon ibunya ke 0821.4000.523 atau nomor Lurah Kalampangan Nurhadi 0821.5960.7990 dan Hasan Bola ke 0853.4770.2203. (ROKIM/B-6)








