PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Riban Satia mengaku maklum atas teguran yang dikeluarkan Ketua DPRD, Sigit K Yunianto kepada tim anggaran atas keterlambatannya dalam menyusun dokumen anggaran.

"Jadi begini, sebenarnya apa yang diomongkan pak ketua itu betul. Saya tidak mengerti teman-teman teknis ini apa sih sulitnya ketika pembahasan menyiapkan itu semua," kat Riban menanggapi teguran ketua DPRD, Sabtu (25/8/2018).

Riban bahkan menceritakan bahwa dirinya sebelum menjadi wali kota pernah memiliki pengalaman sebagai tim anggaran di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

"Di provinsi saya termasuk tim anggaran, termasuk juga yang mnggandakan dokumen. Dulu bukan Rencana Kerja Anggaran-Dokumen Pelaksanaan Anggaran (RKA-DPA) namanya, dulu itu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Sebelum pembahasan ya menyediakan satu Minggu sebelumnya hal-hal yang diperlukan itu. Dulu kan ada 45 anggota DPRD provinsi, sudah saya jilid dan cetak semua. Kalau sekarang mau pembahasan, tapi belum ada dokumennya ya wajar kalau ketua DPRD meminta disiapkan," jelasnya.

Wali Kota dua periode ini mengaku sudah sering kali menegur anggota tim anggaran terkait hal yang sama.

--page

"Soal hal teknis ini sudah sering saya sampaikan, tapi karakter ASN kita yang ada ya begitu. Sebenarnya tidak harus orang meminta-minta. Kan sudah tahu kewajiban masing-masing. Itu yang repot bagi kita," sesalnya.

Meski demikian saat dipanggil untuk menjelaskan tim anggaran menurut Riban juga tidak memiliki bantahan. Tim anggaran beralasan bahwa SOPD sering terlambat menyampaikan laporan yang diminta, sehingga mengalami keterlambatan dalam menyusun dokumen anggaran.

"Itu alasan mereka saat kita panggil. Ini dalam waktu dekat akan saya panggil lagi ini persiapannya," tuturnya. Sebelumnya Sigit K Yunianto menegur tim anggaran Pemko saat rapat paripurna, Kamis (23/8/2018).

Teguran itu disampaikan Sigit dengan tegas lantaran sudah berulang kali tim anggaran terlambat menyerahkan berkas keuangan yang mengakibatkan keterlambatan pula dalam pembahasan oleh DPRD.

"Ya saya tegur di forum bukan untuk mempermalukan tapi kan mereka hadir dalam rapat paripurna itu jadi sekalian saya sampaikan, bukan menegur juga sebenarnya. Mereka ini kan sudah ahlinya menangani ini, harusnya tidak ada keterlambatan lagi. Kalau pihak DPRD ini jam berapapun tanggal berapapun siap saja untuk membahas anggaran untuk rapat. Tapi kok yang tim anggarannya terlambat terus," katanya. (TESTI PRISCILLA/B-6)