SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta instansi ternis mulai dari kelurahan hingga pemerintah kecamatan memverifikasi pemilik lahan yang terbakar.

Data pemilik lahan itu penting sebagai upaya mengungkap penyebab kebakaran lahan di Kotim. Apalagi santer beredar kabar ada lahan yang sengaja dibakar.

"Serahkan data pemilik laha yang terbakar itu ke polisi. Ini untuk mempermudah kepolisian menyelidiki penyebab kebakaran lahan. Perlu sinergitas untuk mencegah karhutla," tegas Supian Hadi, Sabtu (25/8/2018).

Apalagi sejauh ini tidak terlihat pemilik lahan terbakar yang muncul untuk berupaya mencegah kebakaran di lahannya. Mayoritas lahan yang terbakar terkesan tak bertuan. Supian Hadi mengingatkan kepada warga untuk tidak membakar lahan.

"Jangan sampai terulang kabut asap parah, karena hanya akan mengganggu berbagai sektor, baik itu ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Kalau ada yang terbukti membakar lahan, silahkan tindak tegas sesuai aturan," tegasnya.

--page

Dia juga mengapresiasi perjuangan personel Satgas Karhutla yang tidak kenal lelah memadamkan api. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)