PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Banyaknya warna bendera dari berbagai macam kalangan partai politik yang tergabung dalam satu wadah tidak membuat pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadi 'kocar-kacir' dan tetap terlihat solid pasca pilkada berlangsung.

Hal itu disampaikan Ketua KNPI Kalteng, Fairid Nafarin yang memenangkan dan dipercaya masyarakat untuk menjadi pemimpin baru Kota Palangka Raya 2018-2023.

"Pengurus KNPI Kalteng ini kembuktikan bahwa pertarungan Pilkada itu hanya bersifat sementara, karena pasca pilkada kami antar sesama pengurus tetap saling berjabat tangan," ucap Fairid, Minggu (26/8/2018).

"Padahal dalam tubuh KNPI Kalteng ini ada berbagai macam warna bendera partai dan berbagai macam kelompok organisasi yang saat pilkada berlangsung mempunyai pilihan masing-masing," lanjutnya.

Kepimpinan Fairid sendiri akan segera berakhir dan digantikan pengurus serta ketua baru saat Musyawarah Daerah (Musda) VIX yang digelar pada 1 September 2018 mendatang.

--page

Musda tersebut nanyinya berlangsung di Palangka Raya dan salah satu syarat untuk mencalon menjadi ketua KNPI Kalteng adalah tidak melebihi batas umur maksimal 40 tahun saat Muda digelar. (GAZALI/B-5)