PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - IAIN Palangka Raya mengundang ulama sekaligus novelis, Aguk Irawan, untuk menjadi pembicara dalam seminar di aula kampus, Senin (27/8/2018).

Selain itu, Aguk juga dikenal sebagai budayawan. Sudah puluhan buku, novel, dan karya sastra lain ditelorkan oleh sosok agamawan penulis fiksi dan nonfiksi asal Yogyakarta itu. Antara lain berjudul Haji Backpaker, Air Mata Tuhan, dan Kartini.

Rektor IAIN Palangka Raya Ibnu Elmi AS Pelu menyebut bahwa kehadiran ulama yang juga sastrawan dan budayawan tersebut untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan zaman. Yang mana mahasiswa dan generasi muda harus dibekali soft skill, salah satunya budaya menulis.

"Dalam transformasi pengetahuan, mahasiswa dan lulusan harus pandai dua hal, pintar dalam menulis dan juga bercerita.Keterampilan menulis saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan kemampuan bercerita," tandas Ibnu.

Ibnu juga menekankan, perkembangan dunia dengan adanya revolusi industri 4.0, generasi muda harus melek informasi, yang sekarang begitu cepatnya membuat dan menyebar.

--page

Target berikutnya, Ibnu mengungkapkan saat ini lembaga yang dipimpinnya sudah memiliki media online.kedepan, harus ditingkatkan menjadi karya novel online. Hadirnya Dr Aguk yang seorang novelis kawakan, diharapkan menjadi trigger untuk target ini.

Selain itu, cara lain yang ditempuh adalah dengan menggagas pola kerjasama fakultas usuluddin, adab dan dakwah (FUAD) selaku penyelenggara acara ini dengan kampus lain.

"Saya sambut baik kehadiran ulama, novelis, dan budayawan ini untuk meluangkan waktu berbagi ilmu disini," pungkas Ibnu.

Seminar nasional ini mengambil tema 'menjadi penulis hebat zaman now dan writing clinic' kiat sukses menulis naskah novel dan film, direncanakan berlangsung hingga sore. Pantauan Borneonews, acara ini tidak hanya disesaki mahasiswa, tetapi ratusan pelajar SMA juga antusias hadir. (ROZIQIN/B-3)