SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kekalahan yang begitu pahit dirasakan para pemain tim nasional (Timnas) Indonesia U23 pada 16 besar Asean Games melawan Uni Emirat Arab (UEA) melalui adu pinalti dengan skor 3:4. 

Hal itupun mengundang mantan Pemain Timnas Indonesia Firman Utina angkat bicara. Dia sangat kecewa dengan kekalahan tersebut. Namun melihat permainan timnas secara keseluruhan, dirinya sangat senang. 

"Tentu kecewa dengan kekalahan tersebut, namun saya sangat bangga, senang, serta iri dengan permainan timnas yang sangat terorganisir dan bagus," ujar Firman saat berada di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (27/8/2018). 

Dirinya mengatakan permainan timnas saat ini snagat berbeda jauh dengan permainan timnas pada jaman dirinya masih bermain. Kekompakan, ketenangan, dan organisasi antar lina sangat berjalan bagus dan efektif. 

Sehingga aliran bola dari pertahanan, sektor tengah, dan depan sudah berjalan dengan baik. Begitu juga dari penyerangan ke bertahan juga sangat bagus. Hal itu tentunya membuat penikmat sepakbola di tanah air menikmati permainan timnas. 

--page

"Sebenarnya dari segi permainan, timnas Indonesia unggul dari UEA. Namun keberuntungan masih berada di pihak lawan. Sehingga timnas gagal melaju ke delapan besar," kata Firman. 

Walau mengalami kekalahan, namun dia tetap bangga dan sengan melihat permainan timnas. Karena dengan melihat yang ada saat ini, dirinya sangat yakin nantinya timnas Indonesia bisa berbicara banyak di pertandingan selanjutnya. 

"Bahkan jika permainan tersebut dipertahankan, maka bukan tidak mungkin akan raihbgelar piala AFF yang diselenggarakan dua bulan lagi," terangnya. 

Dirinyapun sangat berharap Indonesia kembali berjaya di Asia Tenggara dan bahkan Asia, sehingga nantinya bisa berlaga di Piala Dunia. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)