BORNEONEWS, Muara Teweh – Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Utara, Hj Sri Hidayati mengatakan, Posyandu Holistik Integratif adalah revitalisasi Posyandu mandiri dan purnama yang diintegritaskan dengan jenis layanan sosial lainnya di desa secara terpadu dengan tidak meninggalkan tugas utamanya.
“Yaitu sebagai wadah program kesehatan berbasis masyarakat (PKBM) dan program bina keluarga balita (BKB), pengembangan anak usia dini (PAUD) juga melaksanakan program pengembangan berbasis ekonomi keluarga dan ekonomi kreatif secara edukasi masyarakat,” jelasnya, Senin (27/8/2018).
Dikatakannya, program posyandu holistik integratif adalah adalah salah satu inovasi daerah sebagai wujud strategi pemberdayaan yang layak di kedepankan.
Sebelummnya Plt Kepala Dinas Sosial PMD, Eveready Noor mengatakan dalam penilaian posyandu, unsur yang dinilai sesuai indikator berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 54 Tahun 2007 Tentang Pedoman Pembentukan Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Surat Edaran Menteri Dalam negeri dan Otonomi Daerah Nomor : 411.3/1116/SJ tanggal 13 Juni 2010 tentang Revitalisasi Pos Pelayanan Terpadu.
Kemudian penilaian Posyandu terbaik tingkat Provinsi Kalteng mengacu indikator penilaian evaluasi manajemen Posyandu, evaIuasi kegiatan penyuluhan Posyandu, evaluasi pelayanan gizi melalui pelayanan Posyandu serta sarana dan administrasi Posyandu.
“Untuk penilaian evaluasi admistratif meliputi instrumen penilaian dan data pendukung berupa buku profil Posyandu, Biodata Ketua Posyandu, SK Pokja Posyandu Desa, SK Pokjanal Kecamatan dan SK Pokjanal Tingkat Kabupaten, SK Pengurus Posyandu dan dokumen kegiatan serta toga," jelasnya. (RAMADHANI/B-6)








