BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Dari temuan anggota Satpol PP Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat penggerebekan sebuah wisma dan karaoke di Kecamatan Arut Utara (Aruta), tepatnya di lokasi yang oleh warga setempat disebut Daerah Seribu atau Daerah Mangga, sekitar 11 km dari gerbang masuk Kelurahan Pangkut, diduga kawasan itu akan dibangun lokalisasi baru.
Kepala Satpol PP Kobar Majerum Purni kepada www.borneonews.co.id, Selasa (28/8/2018), menuturkan bahwa berdasarkan laporan dari anggotanya, di lokasi penggerebekan sudah ada dua wisma yang dibangun.
"Satu wisma sudah beroperasi, satunya lagi masih belum. Kemungkinan sekitar dua atau tiga hari ke depan (beroperasi)," sebut Majerum.
Selain itu, di lahan yang tidak jauh dari wisma yang digerebek juga sudah diratakan dengan bulldozer.
"Kami menduga lahan tersebut diratakan untuk membangun wisma karaoke lagi. Lantaran terlihat banyak sekali tumpukan material di tempat itu. Bila hal ini tidak dicegah, tentunya akan semakin banyak mucikari dan PSK yang beroperasi di tempat itu dan pastinya lokalisasi baru bakal muncul," tegas Majerum.
--page
Terkait temuan itu, Majerum akan berkoordinasi dengan Bupati Kobar Nurhidayah untuk menentukan langkah selanjutnya.
"Kami akan menyampaikan agar pihak Kecamatan Arut Utara juga proaktif melakukan pemantauan guna mencegah munculnya lokalisasi baru di wilayah tugas mereka," sebut Majerum. (KRIDA/B-3)








